Mitch dan Janine, Ayah Ibu Semua Anak

A Little Girl, An Earthquake

Hidup bekerja sangat misterius. Akal sehat manusia sering sulit memahami kehidupan dengan tuntas. Apalagi sampai tahap menerima dengan hati tenang dan ikhlas. Kita melihat perang yang menelan banyak korban, bencana alam, kecelakaan, sampai sakit keras. Hati hancur melihat anak kecil tidur di rumah sakit. "Kenapa anak ini harus sakit?" Manusia marah pada kehidupan.   

Diagnosa anak sakit keras dengan estimasi usia hidup singkat jelas membuat orang tua patah hati. Mitch marah. Marah sekali. Namun, Mitch tidak berhenti bergerak. Ia sadar peran manusia cuma berusaha. Chika sembuh, itu yang selalu ada di benaknya. Mitch mengangkat telepon dan menghubungi semua orang. Membaca ribuan informasi di internet. Ia terbang ke berbagai negara. "She fights, we fight!" kata Mitch.         

Mitch Albom, seorang wartawan olah raga, penyiar radio, dan penulis buku asal Amerika Serikat, menjalani hidup dengan ambisi besar membangun karir. Hidup berpasangan ia kesampingkan. Saat sudah menikah pun, Mitch menunda hamil dan punya anak. Mitch dan Janine, istrinya, lalu mendapati tidak semudah itu untuk hamil dan punya anak. Sampai kemudian tidak aman lagi bagi mereka untuk hamil akibat faktor usia.

Medjerda "Chika" Jeune adalah seorang gadis kecil yang lahir di Haiti. Gempa bumi dahsyat menghancurkan Haiti saat Chika baru berusia tiga hari. Atap rumah Chika terbelah. Mereka selamat. Namun, bayi Chika terpaksa tidur beralas tumpukan daun di ladang tebu. Dua tahun kemudian, ibu Chika melahirkan bayi laki-laki. Bayi selamat. Ibu Chika meninggal. Chika kemudian diasuh oleh saudara kandung ibunya. Masalah ekonomi membuat keluarga kesulitan mengasuh Chika dan membawanya ke Have Faith Haiti Orphanage, panti asuhan yang dijalankan oleh Mitch.

Beberapa tahun kemudian, saat Chika berusia enam tahun, pengasuh panti asuhan menelepon Mitch. Chika sakit. Tenaga medis Haiti angkat tangan. Chika lalu dibawa ke Amerika. Chika tinggal bersama Mitch dan Janine untuk mendapat penanganan medis. Mitch dan Janine pun memulai sebuah perjalanan, atau lebih tepatnya 'perjuangan' panjang menyembuhkan Chika. Tujuan mereka sederhana. Chika sembuh dan pulang ke Haiti untuk bermain bersama teman-temannya. Namun, perjuangan mereka ternyata berat. Sangat, sangat, sangat berat. Penyakit Chika serius. Menurut diagnosa dokter usia Chika tinggal empat bulan. Data statistik menunjukkan persentase anak selamat dan bertahan hidup dari kondisi ini adalah nol. 


And the Making of a Family

Tak ada satu kata pun, di dalam buku ini, di mana Mitch menyebutkan ia kehilangan kepercayaan, keyakinan, atau keteguhan pada hidup. Benturan demi benturan ia alami. Kondisi Chika memang sempat membaik, tapi cuma honeymoon period. Sehari-hari Mitch memandang dengan matanya sendiri kondisi Chika memburuk. Bukan tidak mungkin ada masa di mana Mitch pun mempertanyakan kehidupan. Mulai tidak percaya dan menyalahkan. Namun, entah kebetulan atau tidak, seperti nama panti asuhan yang ia kelola, Have Faith, Mitch tetap memegang teguh keyakinannya.       

Chika anak yang ceria. Ia selalu mampu menemukan hal menyenangkan di tengah situasi tidak nyaman sekalipun. Banyak orang sayang padanya. Keluarga dan sahabat Mitch dan Janine kerap datang untuk bermain bersama Chika. Mereka juga hadir menemani selama beberapa hari menjelang Chika wafat.  

Sakit Chika membuatnya kesulitan bicara dan berjalan. Ada satu kejadian di mana kaki Chika mendadak tak mampu menopangnya berdiri. Chika jatuh terduduk saat mau mengambil boneka di atas meja. Chika kemudian merangkak mendekati meja. Pelan sekali. Semua badannya sudah lemah. Kemudian ia coba bangun meraih boneka. Chika lalu merangkak kembali ke bawah meja tempatnya bermain.  

Buku ini ditulis oleh Mitch. Ia leluasa menceritakan apa yang paling ia rasakan. Mitch bisa menyampaikan kepada pembaca seberapa dalam sakit yang ia rasakan saat melihat jumlah tarikan nafas Chika tiap menit berangsur menurun sampai akhirnya meninggal. Pembaca sangat terbantu memahami apa yang Mitch rasakan. Namun jangan lupa, di situ juga ada Janine. Justru Janine, yang Chika panggil sebagai Miss Janine, yang setiap hari memandikan, menyuapi, memberi obat, dan bermain bersama Chika. Pembaca juga sebaiknya coba 'memakai sepatu' Janine' agar bisa memahami apa yang paling Janine rasakan. 

Pada akhirnya, kita melihat Mitch dan Janine, dengan usia mereka yang sudah tidak lagi bisa memiliki keturunan, menjalani peran sebagai orang tua dengan luar biasa. Mereka punya banyak anak asuh yang tiap tahun selalu bertambah jumlahnya. Mereka berjuang memberikan pengalaman hidup paling baik pada Chika. Orang-orang mengagumi kegigihan mereka berdua dengan embel-embel meskipun Chika bukan anak kandung. Kata 'meskipun bukan anak kandung' membuat Mitch bertanya-tanya, kenapa harus ada pengelompokan anak kandung dan bukan anak kandung, dan apakah perlakuannya kemudian jadi berbeda? 

Mitch dan Janine adalah sosok Ayah dan Ibu untuk Chika, yang merdu suaranya sampai seorang penumpang di pesawat berkomentar,"Excuse me, I just have to tell you, your daughter has the sweetest voice." Mereka juga sosok Ayah dan Ibu untuk anak asuh di Have Faith Haiti Orphanage. 

Namun, lebih dari itu, mereka adalah sosok Ayah dan Ibu paling setia.

Ayah dan Ibu untuk semua anak di dunia ini.



judul buku : Finding Chika (a little girl, an earthquake, and the making of a family)

penulis : Mitch Albom

penerbit : HarperCollins Publishers 

data fisik dan isi : 10,5 x 17 cm ; 243 halaman

tahun terbit buku : Cetakan I, November 2019

ISBN : 978 - 0 - 06 - 304096 - 0

Comments

Popular posts from this blog

Terima Kasih Ahok!

Perjalanan Ananda dan Kehadiran Sang Idola

Dasar Kamu Enggak Normal!